Prosedur Perawat Mengangkat Jahitan dan Steple

Prosedur Perawat Mengangkat Jahitan dan Steple
Prosedur Perawat Mengangkat Jahitan dan Steple

Jahitan adalah benang yang digunakan untuk merapatkan jaringan tubuh. Benang yang dipakai untuk merapatkan jaringan di bawah kulit seringkali terbuat dari bahan yang dapat diserap tubuh yang akan hilang dalam beberapa hari.

Benang kulit terbuat dari bahan yang tidak dapat di serap tubuh seperti sutra, katun, linen, kawat, nilon dan dakron. Juga tersedia dalam bentuk steples.

(Baca Juga : Persiapan dan Membantu Pelaksanaan Angiografi Subtraksi Digital)

Steples adalah jenis sarana penyambung kulit dengan trauma yang lebih minimal terhadap jaringan dibandingkan jahitan dan memberikan kekuatan penahanan yang lebih besar

PERANGKAT ALAT

Sebuah nampan berisi :

  1. Perlengkapan mengankat jahitan (steril)
    • Gunting/pencabut steples steril sesuai indikasi
    • Pinset steril
    • Paket swab antiseptik
  1. Potongan-potongan kasa
  2. Sarung tangan bersih (sepasang)
  3. Sarung tangan steril (sepasang)
  4. Desinfektan-alkohol dan povidon-iodin
  5. Nampan ginjal

PROSEDUR

No Tindakan Keperawatan Rasionalisasi
1 Jelaskan prosedur nya pada pasien dan deksripsikan sensasi yang akan dirasakan seperti rasa ditarik atau sedikit rasa tidak nyaman Membantu mendapatkan kerjasama pasien
2 Gunakan teknik steril Mencegah penyebaran infeksi
3 Periksa instruksi dokter Berfungsi sebagai panduan pengangkatan jahitan
4 Atur semua peralatan yang dibutuhkan di samping ranjang Menghemat waktu, energy dan tenaga
5 Berikan privasi Mencegah rasa malu
6 Cuci tangan Mencegah resiko transmisi mikro-organisme
7 Posisikan pasien sehinggan balutan atau insisi terlihat jelas  
8 Buka peralatan pengangkat jahitan steril. Siapkan area yang steril dan letakkan peralatan di atasnya Memastikan teknik aseptic
9 Pakai sarung tangan  
10 Lepas dan buang perban yang menutupi luka Mengangkat bahan-bahan yang berpotensi terkontaminasi
11 Inspeksi luka untuk melihat ada tidak nya luka yang terbuka dan infeksi  
12 Cuci tangan, pakai sarung tangan steril Mencegah infeksi
13 Bersihkan jahitan dengan alcohol mulai dari ujung proksimal ke distal. Buang swab setelah satu kali mengusap permukaan Membersihkan dan efek antiseptik, alkohol mengangkat mikro-organisme permukaan dari lokasi luka
14 Pengangkatan jahitan interuptus :  
a.       Letakkan kasa steril kering di dekat luka  
b.      Tarik jahitan pada simpul nya dengan menggunakan pinset  
c.       Posisikan ujung melengkung dari gunting di bawah jahitan, sedekat mungkin dengan kulit, baik itu di samping simpul atau langsung di bawah simpul kemudian potong benangnya. Jahitan digunting sedekat mungkin dengan kulit pada satu sisi yang terlihat Benang yang terlihat oleh mata sudah berkontak dengan bakteri penghuni kulit dan tidak boleh di tarik ke bawah kulit selama pengangkatan jahitan. Benang yang berada di bawah kulit dianggap bebas bakteri
d.      Tarik benang secara utuh menggunakan pinset. Amati benang secara cermat untuk memastikan semua benang sudah terangkat Benang yang tertinggal di bawah kulit adalah benda asing dan menyebabkan inflamasi
15 Pasang steri-strip pada luka atau bersihkan dengan betadin setelah mengangkat jahitan sesuai instruksi dokter Steri strip merapatkan ujung-ujung insisi dan mempercepat penyembuhan luka
16 Instruksikan pasien terkait tindak lanjut bila muncul sekret luka  
17 Pasang perban pada insisi bila diinstruksikan Memberikan perlindungan
18 Reposisikan pasien, cuci dan simpan kembali alat Menjaga tempat kerja terlihat rapi
19 Cuci tangan Mencegah penyebaran infeksi
20 Catat jumlah jahitan yang diangkat, kondisi insisi, bukti adanya luka terbuka atau infeksi dan waktu pelaksanaan prosedur Berperan sebagai sarana komunikasi di antara anggota staff

 

INSTRUKSI KHUSUS UNTUK PECABUTAN STEPLES

  1. Seperti tertulis pada kemasan, posisikan pencabut steples steril secara perlahan di bawah steples yang akan dicabut
  2. Tutup pencabut steples dengan kuat dengan kuat untuk meluruskan ujung-ujung steples (jangan diangkat ke atas ketika melepas ujung-ujung steples)
  3. Angkat klip secara perlahan menggunakan pencabut steples yang tertutup. Mungkin perlu untuk mencabut salah satu ujung steples terlebih dahulu kemudian baru mencabut ujung yang lainnya bila steples susah di cabut

(Baca Juga : Pelaksanaan Sistoskopi Bagi Perawat Untuk Pasien)

PERHATIAN KHUSUS
  1. Sabuk perut atau pembalut gurita dapat dipasang pada perut setelah mengangkat jahitan perut pada pasien obesitas untuk mencegah terbukanya luka dan eviserasi
  2. Pasien harus diinstruksikan untuk tidak menegangkan bagian tersebut, misal : untuk tidak batuk atau mengangkat benda berat bila ada jahitan perut